"Percaya gak kalo keajaiban itu ada?" Hebi menanyakan hal itu tiba - tiba.
"ya.. gitu lah keajaiban itu ada .."
Hebi menatapku dengan sinis, berjam - jam dia menatapku seperti itu. akupun risih ditatap seperti itu, kupalingkan wajahku menatapnya. kami saling beradu tatapan sinis. selama dua jam kami beradu seperti itu. dan akhirnya akupun sebagai yang lebih muda darinya mengalah. Hebi menghela nafasnya panjang.
"inilah salah satu keajaibannya.. Aku bertemu orang sepertimu..."
apa maksudnya ya??tidak bisa kubayangkan apa yang dia pikirkan, jadi ku tinggalkan tempat itu menuju dapur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar